Alat-alat Laboratorium Beserta Fungsinya

Alat-alat laboratorium umumnya digunakan dalam praktikum kimia atau biologi. umumnya, alat laboratorium yg terbuat dari kaca dan tembus pandang tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia.

Alat Alat Laboratorium dan Fungsinya

Selain itu, bahan kaca pula mempunyai titik didih tinggi, sebagai akibatnya tidak simpel meleleh meski dipanaskan pada suhu 1.000 derajat celsius.

ini dia ialah sosialisasi alat alat laboratorium bersama kegunaannya, dikutip berasal kitab Praktikum Kimia Dasar terbitan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes).

1. Alat Alat Lab Kimia Non Ukur

Tabung Reaksi

Tabung reaksi berfungsi buat mereaksikan suatu zat. Kapasitas tabung reaksi yg tersedia artinya 4 mililiter, 10 mililiter, 14 mililiter, 16 mililiter, 19 mililiter, 31 mililiter, 55 ml, dan 75 ml.
Tabung reaksi dapat dipanaskan dengan barah oksidasi. tetapi, tabung reaksi jenis kaca kurang tahan panas sebab tipis.

Tabung Sentrifugasi

Bentuk tabung sentrifugasi hampir sama dengan tabung reaksi, namun keliru satu ujungnya berbentuk kerucut.

Tabung setrifugasi digunakan buat mengendapkan suatu bahan. Tabung ini terbuat berasal kaca dan plastik.

Buret

Buret berbentuk silider yg terdapat keran pada bagian bawahnya. umumnya, buret terbuat dari kaca.

Buret digunakan buat eksperimen titrasi, yaitu meneteskan reagen bertahap ke pada bahan pada bawahnya.

Corong

Corong berbentuk kerucut dengan tabung sempit pada bagian bawahnya. Corong berfungsi buat memindahkan larutan ke tempat lain.

umumnya, corong jua dipergunakan buat menyaring dengan memberi kertas saring di atasnya.

Corong Buncher

Corong buncher adalah bagian dari alat-alat laboratorium yang terbuat asal porselen, plastik, atau kaca.

Buncher dipergunakan buat menyaring di kondisi vakum. dengan menyaring memakai corong buncher, maka proses yang terjadi lebih cepat.

Bentuk corong buncher artinya tabung menggunakan saluran sempit di bawahnya. bagian atas corong berpori di alasnya.

Corong Pisah

Corong pisah dipergunakan untuk memisahkan cairan asal dua fase yang tidak tercampur. Cairan dengan massa yg lebih kecil akan berada pada atas. kemudian, larutan dengan massa yang lebih akbar akan mengalir ke bawah.

Pipet

Pipet dipergunakan buat mengambil larutan dalam jumlah yang sedikit atau dalam jumlah tetes.

Batang Pengaduk

batang pengaduk berfungsi buat mengaduk larutan serta dapat membantu memindahkan larutan berasal satu wadah ke wadah lain.

Beaker Glass

Beaker glass dipergunakan menjadi kawasan cairan. Selain itu, alat alat laboratorium ini dipergunakan mampu buat membentuk larutan serta wadah agar mendidihkan larutan.

Beaker glass pula mampu digunakan untuk mengukur larutan yg taraf ketelitiannya rendah.

Erlenmeyer

Bentuknya hampir sama dengan beaker glass, namun memiliki leher yg sempit. Jadi, alat laboratorium ini bisa mengurangi penguapan suatu zat cair ketika dipanaskan menggunakan wadah erlenmeyer.
umumnya, erlenmeyer dipergunakan buat mewadahi suatu larutan yg akan dititrasi dalam analisis volumentri.

Gelas Arloji

Gelas arloji digunakan sebagai penutup gelas ukur. biasanya, gelar arloji digunakan saat sebuah larutan dipanaskan serta larutan tadi membentuk kristal pada belakang gelas arloji.
misalnya, saat kamu melakukan percobaan penyubliman kapur barus dari padat ke gas serta asal gas ke padat.

Labu Ukur

Labu ukur berguna menjadi tempat untuk mengencerkan suatu larutan dan menghasilkan larutan dengan konsentrasi tertentu.

2. Alat-Alat Laboratorium hayati Ukur

Gelas Ukur

Gelas ukur terbuat asal bahan kaca yang tidak tahan panas. alat alat lab kimia ini digunakan buat mengukur volume zat cair dengan ketelitian yg bervariasi, lalu diubahsuaikan dengan gelas ukur yang dipergunakan.

Pipet Ukur

Pipet ukur digunakan buat mengambil cairan menggunakan volume eksklusif serta sangat mungil.

Pipet ukur mempunyai taraf ketelitian yang tinggi. Bahkan, waktu ini ada pipet ukur digital.

Neraca Analitik

Neraca analitik umumnya digunakan untuk menimbang bubuk yg dipergunakan pada penelitian pada jumlah yg sedikit. taraf ketelitian neraca analitik sangat tinggi.

Terkadang udara pun bisa terdeteksi, sebagai akibatnya di neraca analitik disertai menggunakan penutup pada semua sisinya.

3. Alat Alat Laboratorium Penunjang Penelitian

dawai Kasa

waktu melakukan pemanasan menggunakan wadah beaker glass atau lainnya, pada bawahnya absolut terdapat dawai kasa. kawat kasa terbuat berasal dawai yang dilapisi dengan asbes.

Kaki 3

Kaki tiga ialah besi yang menyangga dawai kasa waktu proses pemanasan berlangsung.

Klemp

Klemp dipergunakan pada saat titrasi buat memegang buret. Klemp terbuat dari bahan besi atau baja.

Pembakaran Spirtus

Pembakaran spirtus adalah sumber barah pada proses pemanasan pada laboratorium.

Statif

Statif terbuat dari bahan baja atau besi buat menyangga buret, corong pisah, serta alat-alat laboratorium lainnya. dengan alat ini, kamu tidak perlu memegang alat laboratorium tadi.

Itulah alat alat laboratorium dan fungsinya yg biasa dipergunakan buat memfasilitasi riset para peneliti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.